VIRUS BIOPASI

Trubus Edisi: Minggu, 02 Juli 2006 16:58:27

Buat para personel Band Samson, mengkonsumsi gamat-nama lain teripang di Malaysia-bukan cerita baru. Sudah lebih dari setahun mereka rajin menelan gamat dalam bentuk jelly. Minimal satu sendok makan mentimun laut-julukan teripang-setiap hari dilahap para anggota Band Samsons. Masing-masing ibu mereka selalu mengingatkan agar anaknya tak lupa meminum jelly gamat.

Meminum jelly gamat kini ibarat sirup. Namun, saat pertama kali mencoba rasanya mau muntah, ujar mereka serempak. Rasa aneh itu tidak membuat jera para personel Samsons untuk rutin mengkonsumsi. Maklum, manfaatnya bagi tubuh langsung terasa. Meski harus manggung seharian penuh dan berpindah-pindah tempat, stamina mereka tetap terjaga.

Andre, manajer Band Samsons pun ikut tertarik mengkonsumsi. Itu bermula dari serangan virus biopasi di wajah Andre. Virus itu membuat setengah bagian muka Andre kaku. Menurut diagnosis dokter mungkin karena kecapaian kerja, ujar Andre. Selain menjalani fisioterapi di salah satu rumah sakit di Jakarta, ia rutin meminum gamat sebanyak 2 kali sehari agar sembuh. Hasilnya kini mulai tampak. Badan Andre tidak lekas capai. Yang terpenting wajah yang sebelumnya terasa lumpuh mulai bisa digerakkan.

Dari semua personil Samsons, Irvan adalah orang pertama yang merasakan gamat pada pertengahan 2005. Itu bermula saat selesai berlatih gitar dan mengarang lagu tenaga Irvan terkuras. Parahnya Irvan pun sering diserang penyakit lambung ketika kelelahan mendera. Untung sang Ibu, Fulia Sundari, memberikan gamat kepadanya. Ide itu timbul lantaran sebelumnya Fulia sembuh dari tumor payudara berkat gamat. Ayo nak, coba ini agar penyakit lambungmu tidak sering kambuh, ujar Fulia.

Sesendok makan jelly teripang itu diminum Irvan. Setelah beberapa hari mengkonsumsi, penyakit lambung akut yang diderita sejak di bangku SMA itu mulai jarang datang. Wah, tiba-tiba saja stamina jadi bagus meski harus main musik sampai tengah malam, ujar Irvan. Khasiat itu menambah keyakinan Irvan untuk terus mengkonsumsi gamat. Bahkan kini dosisnya ditingkatkan menjadi 2 kali sehari, diminum sehabis makan siang dan malam. Dari Irvan juga akhirnya keempat personel lain tergiur mencoba. Saya sampai dijuluki pak dokter, kata Irvan.
Konde mau menenggak jelly gamat setelah kulitnya yang sensitif terasa mulai menggangu aktivitas. Saat keringat membasahi tubuh, rasa gatal dan nyeri langsung menyerang. Kulit putihnya berubah kemerahan bak kepiting rebus.

Saran dokter Konde perlu menghindari kontak lama dengan sinar matahari. Namun, setelah rajin mengkonsumsi jelly gamat, keluhan itu berkurang. Bahkan kandungan kolagen dan omega 3 dari teripang itu kini membuat kulit Konde menjadi cerah.

Bagi Bams ungkapan ‘lebih baik sakit hati daripada sakit gigi’ nyaris tepat. Itu karena di penghujung 2005, ia mengalami sakit gigi geraham sehabis operasi. Gejalanya, gusi tampak membengkak. Itu membuat Bams menderita, apalagi saat bernyanyi. Makan pun jadi sulit sehingga tubuh Bams mudah lemas. Dari Irvan, Bams mau mencoba meminum gamat. Beberapa hari setelah mengkonsumsi rasa nyeri di gigi langsung hilang. Itu lantaran gamat bersifat analgesik, penahan rasa sakit.

Tak hanya itu, karena terlalu sering manggung Bams pernah mengalami gangguan pita suara. Suaranya menjadi serak bahkan nyaris hilang. Akibatnya, Bams absen manggung selama seminggu sebelum tur di Makassar. Saat absen manggung itu Bams mengobati pita tasisuara dengan meminum jelly mentimun laut dan tentunya obat dokter. Hasilnya, Bams kini lantang bersuara di atas panggung.

Setahun lalu adalah masa kelabu bagi Aldri. Saat itu ia divonis memiliki tumor di telapak tangan. Aldri pun mesti menjalani operasi pengangkatan tumor. Ini masih ada bekasnya, tapi sudah membaik ujar Aldri. Dari Irvan, Aldri mencoba ginseng dari dasar laut itu. Tak hanya diminum, jelly itu juga dioles ke luka bekas operasi. Hasilnya, goresan pisau operasi cepat menutup rapat. Rupanya filum chinodermata itu memiliki kemampuan memperbaiki sel-sel yang rusak.

Berbeda dari rekan lainnya, Erik tidak memiliki masalah dengan kesehatan. Sampai saat ini kondisi tubuh saya baik, ujarnya. Namun, karena rasa penasaran ia mau mengkonsumsi gamat. Selesai manggung di Istora Senayan Mei 2006 lalu Erik mencoba sesendok gamat. Enak, tapi terasa dingin, ucapnya. (Lastioro Anmi Tambunan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: